7 Cara Melunasi Hutang yang Cepat dan Efektif

Deskripsi: Hutang bisa sangat menjerat jika keuangan tidak dikelola dengan baik. Ada beberapa cara melunasi hutang di ulasan berikut.

=====================================================================

Sumber: pixabay.com

Mengatur keuangan adalah hal yang sangat penting. Jika keuangan tidak tertata dengan baik, hutang yang tidak sehat bisa menjerat Anda.

Jika sudah dalam posisi demikian, bagaimana cara melunasi hutang tersebut?

Kesadaran finansial adalah hal yang penting dimiliki oleh seseorang. Hal tersebut berkaitan dengan cara pengelolaan uang, mulai dari penghasilan, investasi hingga hutang. Hal tersebut tidak hanya berlaku bagi orang kaya, dari kalangan menengah kebawah juga perlu memiliki kesadaran ini.

Berbicara masalah hutang, pada dasarnya melakukan hutang adalah hal yang wajar. Hutang yang sehat adalah saat rasio hutang dan pendapatan berada pada level ideal. Sayangnya ada banyak orang yang berhutang dengan nominal yang terlalu melebihi pendapatan, sehingga hutang menjadi jerat yang tidak sehat.

Ada jenis hutang yang produktif dan konsumtif. Jenis hutang produktif biasanya dilakukan untuk menunjang penambahan pendapatan di masa mendatang. Misalnya seperti hutang untuk modal usaha, atau berkaitan dengan investasi.

Lawan dari hutang produktif adalah hutang konsumtif. Ciri dari hutang konsumtif adalah hal yang didapatkan dari hutang konsumtif tidak mengalami kenaikan nilai. Misalnya hutang untuk membeli gadget, hutang kartu kredit, hutang untuk liburan dll.

Hutang untuk membeli gadget dan kendaraan bermotor sebelumnya dianggap sebagai hutang konsumtif semata. Namun hal tersebut bisa menjadi hutang produktif jika barang yang didapatkan dari berhutang, dimanfaatkan untuk mendapatkan uang.

Hutang yang biasanya menjerat adalah jenis hutang konsumtif. Maka dari itu perlu bijak dalam mengelola pengeluaran. Pastikan pengeluaran untuk gaya hidup tidak melebihi pengeluaran untuk kebutuhan pokok.

Jerat hutang bisa sangat menekan secara emosional. Jika tidak segera diatasi, hutang bisa terus menumpuk dan membuat stress. Ada beberapa cara melunasi hutang cepat.

  1. Mengurangi Pengeluaran dan Menurunkan Gaya Hidup

Gaya hidup seharusnya tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan. Jika hutang sudah begitu tinggi nilainya, gaya hidup harus diturunkan. Mulai kurangi pengeluaran untuk kebutuhan non primer dan fokuskan pengeluaran untuk kebutuhan pokok dan membayar hutang.

Ada beberapa kebiasaan yang bisa Anda ubah untuk mengurangi pengeluaran dan menurunkan gaya hidup. Diantaranya adalah:

  • Mulai masak sendiri di rumah alih-alih makan di restoran. Biasakan untuk memakan makanan dari bahan yang tidak mahal.

Membawa bekal juga bisa menjadi solusi mengurangi pengeluaran.

  • Bersosialisasi memang dibutuhkan seseorang. Namun, kurangi aktifitas bersosialisasi yang terlalu mengeluarkan banyak uang seperti hangout di cafe.

Budget yang biasanya dikeluarkan untuk hangout di cafe lebih diperlukan untuk kebutuhan pokok dan pelunasan hutang.

  • Hentikan aktifitas berlibur. Frasa “kurang piknik” memang bisa menjadi racun. Dalam kondisi sedang terjerat hutang, fokus dulu pada pelunasan.

Stress akibat jeratan hutang lebih parah daripada stress kurang piknik.

  • Pengeluaran untuk bensin biasanya cukup tinggi, hal tersebut bisa dikurangi dengan membiasakan diri mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

Manfaatkan transportasi publik. Menggunakan sepeda juga bisa menjadi pilihan.

  • Internet saat ini sudah menjadi kebutuhan. Mulai kelola penggunaan paket data. Manfaatkan akses-akses free wifi.
  • Beberapa pos pengeluaran yang tidak terlalu penting bisa segera dihentikan.

Misalnya pengeluaran untuk berlangganan platform  digital seperti platform film dan musik streaming.

  • Pengeluaran untuk hobi biasanya cukup menguras penghasilan. Terlebih lagi hal-hal yang berkaitan dengan hobi biasanya cukup mahal harganya.

Hentikan semua pos pengeluaran tersebut sampai hutang dilunasi dan kondisi keuangan mulai membaik.

  1. Jual Aset

Jika sudah dalam kondisi krisis, cara menyelesaikan hutang yg melilit adalah dengan menjual aset. Dengan menjual aset, Anda bisa mendapatkan dana segar.

Aset yang paling umum dimiliki oleh orang-orang adalah aset barang. Barang-barang seperti perhiasan, furniture dan alat elektronik yang tidak terlalu berpengaruh terhadap daya hidup, bisa Anda jual.

Segala macam barang yang masih layak guna pada dasarnya juga bisa dijual. Bahkan barang-barang seperti pakaian bekas masih memiliki nilai jual. Sudah ada platform digital yang memfasilitasi penjualan barang-barang bekas seperti itu, manfaatkanlah platform tersebut.

Untuk barang yang masih menjadi kebutuhan seperti mobil, HP, atau laptop Anda bisa menjualnya kemudian membeli yang harganya jauh lebih murah.

  1. Cairkan Dana Darurat

Ada banyak kemungkinan hal-hal yang tidak terencana terjadi dan mempengaruhi kondisi finansial. Dana darurat dimaksudkan untuk menjaga cash flow tetap aman dalam masa-masa krisis. Dengan demikian beberapa orang menyiapkan tabungan sebagai dana darurat.

Jika Anda sudah ada dalam kondisi yang krisis terkait hutang, segera cairkan dana darurat tersebut. Lunasi hutang terlebih dahulu, kemudian Anda bisa mulai menabung lagi.

  1. Cari Uang Tambahan

Untuk bisa segera melunasi hutang, mencari tambahan uang adalah hal yang tidak bisa terhindarkan. Cara melunasi hutang dengan cepat dan halal adalah dengan mencari tambahan penghasilan. Anda bisa menjalankan bisnis lain atau mencari pekerjaan tambahan.

Anda bisa memaksimalkan waktu untuk melakukan kerja sampingan, selepas jam kerja utama. Tidak perlu gengsi, selama ada uangnya dan Anda mampu, kerjakan hal tersebut. Anda bisa menjadi pelayan cafe, pelayan warung makan, penjaga warnet, guru les privat, dll.

Saat ini kesempatan mencari pekerjaan tambahan di internet juga sangat terbuka luas. Ada banyak lahan freelance yang bisa Anda jalankan. Misalnya menjadi penulis, penerjemah, atau desainer grafis freelance.

Jika Anda ingin menjalankan bisnis, pilih bisnis yang beresiko kecil. Misalnya dengan menjual makanan dengan sistem PO, menjadi dropshipper (jual online tanpa modal), dll. Jangan sampai Anda ingin mencari tambahan uang untuk menjual hutang tapi malah merugi dan menambah utang baru.

  1. Jangan Berhutang Untuk Melunasi Hutang

Orang yang memiliki hutang sangat umum mencari orang yang bisa membantu melunasi hutang. Prinsip gali lobang tutup lobang kemudian dilakukan. Orang yang memiliki hutang akan mencari membayar hutang dengan cara mencari hutangan dari tempat lain.

Hal ini adalah lingkaran setan yang tidak sehat. Masalah hutang tidak akan terselesaikan. Anda hanya akan terus terlilit hutang.

  1. Buat Rencana Keuangan

Meski tidak sehat dan akan sangat memberatkan, banyak orang masih saja berhutang di banyak tempat. Tagihan kemudian berdatangan secara terus menerus dari berbagai sisi. Setelah itu bingung bagaimana cara membayar hutang yang menumpuk.

Anda bisa mulai membuat rencana keuangan. Mulai dengan mencatat riwayat hutang, mana yang harus diprioritaskan untuk segera dilunasi. Hutang dengan bunga yang besar, lebih baik segera dilunasi agar tidak terus membengkak.

Mulai hitung berapa uang yang dibutuhkan untuk melunasi keseluruhan hutang. Atur target pelunasan dan buat rencana untuk mendapatkan uang pelunasan. Kelola uang dengan baik, atur cash flow supaya tetap seimbang.

  1. Take Over Kredit

Ada beberapa hutang yang bisa dialihkan. Istilah yang sering digunakan adalah oper kredit. Pilihan ini bisa diambil untuk mengurangi beban hutang.

Hal-hal yang bisa dioper kredit diantaranya seperti KPR, kredit kendaraan bermotor, kredit barang elektronik, dll.

Ulasan mengenai cara melunasi hutang diatas semoga bisa memberi insight baru bagi Anda supaya bisa terbebas dari jeratan hutang. Jika memiliki hutang, pastikan untuk membayar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *